Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tips Kesehatan Calon Jamaah Haji Penderita Diabetes

Rabu, 19 September 2012

Tips Kesehatan Calon Jamaah Haji Penderita Diabetes - DIABETES memang merupakan jenis penyakit tidak menular yang sulit diketahui penyebab ataupun gejalanya. Bagi calon jamaah haji yang sebentar lagi akan menunaikan ibadah haji, diharapkan dapat mempertimbangkan hal berikut.

Tips Kesehatan Calon Jamaah Haji Penderita Diabetes
Tips Kesehatan Calon Jamaah Haji Penderita Diabetes
Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Ahmad Rudijanto, Sp.PD-KEMD mengatakan, bagi calon jamaah haji yang sudah menderita diabetes saat akan menunaikan naik haji, ada beberapa hal yang perlu dia perhatikan sebelum berangkat. Karena menurutnya, ada dua jenis tipe diabetes yaitu komplikasi kronis dan akut dan yang sering terjadi untuk kompilasi akut.

"Jika sudah memiliki penyakit Diabetes sebelum berangkat naik haji, disarankan mereka untuk mengkonsumsi obat dan diet yang teratur maka komplikasi darahnya bisa jadi baik," ujar dokter ahli endokrinologi metabolik dan diabetes ini saat ditemui awak media usai konferensi pers mengenai Sosialisasi Kemitraan antara Kementerian Kesehatan dan Sanofi dalam Pengendalian Diabetes Melitus di Indonesia, di gedung auditorium Prof. Dr. G.A. Siwabessy, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Pentingnya mengenal tanda-tanda dini dari awal juga membantu penderita Diabetes mengetahui apa yang harus mereka persiapkan saat akan menunaikan ibadah haji nantinya. Dan tentunya, setiap mengonsumsi obat harus diikuti prosedur yang benar.

"Sebaiknya melakukan cukup istirahat akan membantu menjaga kesehatan mereka saat sedang menjalani ibadah haji," tutupnya

Bahaya Resiko Kanker Payudara jika Tidur Pakai Bra

Selasa, 18 September 2012

Bahaya Resiko Kanker Payudara jika Tidur Pakai Bra - “Melihat penderitaan ibu terkena kanker payudara, saya jadi khawatir. Makanya, sampai sekarang saya nggak mau lagi tidur pakai bra,” celoteh seorang artis sinetron di televisi.
Bahaya Resiko Kanker Payudara jika Tidur Pakai Bra
Bahaya Resiko Kanker Payudara jika Tidur Pakai Bra
Ucapan sang artis yang sangat mungkin didengar jutaan penonton di Indonesia itu, seolah mempertegas bahwa pemakaian bra saat tidur berpotensi menimbulkan kanker payudara. Maka, tidak sedikit wanita menghindari mengenakan bra saat tidur.

Benarkah pemakaian bra saat tidur bisa memicu munculnya kanker payudara?

“Nggak betul itu, tidak ada hubungan antara mengenakan bra saat tidur dengan munculnya kanker payudara,” kata dr. Febriansyah, SpOG., yang berpraktik di RSIA Kemang Medical Care, Kemang, Jakarta Selatan. Menurut dia, wanita boleh saja mengenakan bra saat tidur.

“Asalkan pilih bra yang tidak berkawat, karena model bra seperti ini membuat payudara tertekan. Akibatnya, aliran darah tidak lancar dan ini akan memengaruhi kesehatannya,” kata dr. Febriansyah.

Idealnya, lanjut Febriansyah, saat tidur memang sebaiknya tidak mengenakan pakaian dalam agar aliran darah bisa lebih lancar, tubuh menjadi lebih rileks, dan saat bangun tidur tubuh terasa lebih bugar.

“Kalau payudara tertekan, bra akan menghambat aliran darah sehingga menimbulkan beberapa masalah, misalnya merasa pegal dan sakit,” tambahnya.

Sama halnya dengan pria. Kata dia, informasi yang menyebut pria mengenakan celana dalam saat tidur bisa menyebabkan kemandulan itu tidak benar.

“Yang pasti, pria sebaiknya tidak mengenakan celana dalam ketat saat tidur. Sama saja tujuannya supaya tidak ada tekanan pada alat kelamin dan aliran darah lancar,” katanya.

Pria boleh saja mengenakan celana saat tidur, tapi pilihlah model celana longgar misalnya celana boxer. Baik pria maupun wanita, tidur hendaknya mengenakan pakaian longgar atau tidak terlalu ketat.

“Wanita yang mengenakan celana dalam terlalu ketat, sirkulasi udara pada vaginanya bisa terganggu. Hal ini dapat menimbulkan masalah keputihan,” kata Febriansyah.

Selain harus longgar, lanjutnya, hendaknya pria maupun wanita mengenakan pakaian yang mampu menyerap keringat. Sebab, di saat tidur, tubuh kita berkeringat. “Jangan mengenakan pakaian berbahan polyester karena bahan ini tidak menyerap keringat.

Cara Mencukur Rambut di Area Miss V

Selasa, 04 September 2012

Cara Mencukur Rambut di Area Miss V - Mencukur rambut di area Miss V berbeda dengan di tempat lain, tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat menyebabkan iritasi. Berbeda dengan waxing yang umumnya dilakukan di salon khusus, mencukur biasanya dilakukan sendiri di rumah.
Cara Mencukur Rambut di Area Miss V
Cara Mencukur Rambut di Area Miss V
 Sudah tahu Cara Mencukur Rambut di Area Miss V ?...  Meski dapat dilakukan sendiri, sebaiknya perhatikan sejumlah hal ini:

Cara Mencukur Rambut di Area Miss V

Gunakan alat cukur yang masih baru sehingga terjamin kebersihannya. Faktor kebersihan sangatlah penting, agar terhindar dari infeksi gatal atau kemerahan di area Miss V setelah pencukuran.

Berendamlah, terutama di area Miss V dengan air hangat, sebelum dicukur agar kulit lebih lembut dan memudahkan proses pencukuran. Anda bisa berendam di bathtub atau menyiramnya dengan shower saat mandi.

Rendam juga alat cukur dalam air hangat atau gunakan shower dengan air hangat sebelum mencukur.

Setelah merendam area Miss V dengan air hangat, temukan posisi yang memudahkan kita mencukur rambut di area Miss V. Cobalah duduk di pinggiran bathtub dengan satu kaki di pinggir bathtub dan satu kaki di dalam bathtub atau bisa duduk di kursi kecil.

Cukur sesuai arah tumbuhnya rambut. Hal ini untuk mencegah in-grown hair, atau rambut yang tumbuh di bawah permukaan kulit. Anda bisa mencukur rambut area Miss V dengan gunting kecil, kemudian gunakan shower untuk merapikan. Ada baiknya tidak mencukur saat sedang menstruasi karena area Miss V lebih sensitif.

Saat akan merapikannya dengan shaver, oleskan gel atau shaving foam pada bagian yang akan dicukur, diamkan beberapa menit baru lakukan pencukuran. Jangan sekali-kali mencukur dalam keadaan kulit kering karena bisa menyebabkan lecet dan iritasi. Sebaiknya juga tidak mencukur habis rambut di area Miss V dengan shaver, karena rentan menimbulkan luka.

Jika area Miss V terasa gatal, redakan dengan mengompresnya menggunakan es batu. Bisa juga melembabkan kulit dengan krim yang punya efek menyegarkan dan mendinginkan.

Setelah mencukur, jangan kenakan pakaian dalam terlalu ketat karena bisa menghambat sirkulasi udara. Kenakanlah pakaian dalam yang agak longgar dan terbuat dari bahan katun, agar Miss V tidak mudah berkeringat.

Lakukan pencukuran minimal satu bulan sekali agar kebersihan Miss V tetap terjaga. Demikianlah panduan "Cara Mencukur Rambut di Area Miss V" dari Singkatkabar yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Bahaya Kuning Telur Menyebabkan Penyakit Jantung

Rabu, 08 Agustus 2012

Bahaya kuning telur menyebabkan penyakit jantung - Mungkin Anda baru tahu bahwa kuning telur bisa menjadi sangat berbahaya bagi tubuh kita. Para peneliti Kanada menemukan bahwa terlalu banyak mengonsumsi kuning telur berakibat pada penumpukan plak karotis, zat lilin yang menyumbat pembuluh darah, berkurangnya aliran darah, dan risiko tingginya penyakit kardiovaskular.
Bahaya kuning telur menyebabkan penyakit jantung

Bahaya kuning telur menyebabkan penyakit jantung

"Hasil penelitian kami menunjukkan ada hubungan kuat antara konsumsi telur dan beban plak karotis," jelas peneliti mandiri. "Ukuran efek kuning telur tampaknya sekitar dua pertiga dari orang yang merokok. Kami yakin penelitian kami penting untuk menilai kembali peran kuning telur, dan diet makanan kolesterol secara umum sebagai faktor berbahaya untuk penyakit jantung," tambah dia.

Penelitian ini menilai pengaruh makan telur pada hampir 1.200 orang dengan usia rata-rata 61 tahun. Hasil penelitian menunjukkan, daerah plak karotis tumbuh pada usia setelah 40 tahun dan meningkat secara eksponensial. Penelitian diterbitkan dalam jurnal Atherosclerosis. Anda juga perlu mengetahui fakta medis bahwa perempuan ternyata lebih panjang umur daripada laki-laki.

Demikianlah informasi kesehatan dan makanan yang berjudul Bahaya kuning telur menyebabkan penyakit jantung dari Singkatkabar yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Perempuan Lebih Panjang Umur 5 Tahun dibanding Laki-laki

Perempuan Lebih Panjang Umur - Anda tahu kenapa perempuan lebih panjang umur daripada laki-laki? Saat ini para ilmuwan yakin mereka sudah menemukan petunjuk mengapa perempuan cenderung lebih panjang umur ketimbang kaum laki-laki. Petunjuk didapat setelah mereka mempelajari 13 kelompok lalat buah, baik jantan maupun betina.
Perempuan Lebih Panjang Umur 5 Tahun

Perempuan Lebih Panjang Umur 5 Tahun

Anda akan segera tahu kenapa perempuan lebih panjang umur daripada laki-laki. Dalam tulisan di jurnal Current Biology, para ahli memaparkan hasil kajian terhadap DNA mitokondria, yang menjadi sumber tenaga sel.

Perempuan Lebih Panjang Umur

Salah seorang peneliti, Damian Dowling dari Universitas Monash di Australia, merujuk pada mutasi-mutasi di dalam DNA mitokondria yang mempengaruhi seberapa lama lalat buah jantan akan terus hidup.

"Yang menarik, mutasi yang sama tidak berdampak terhadap lalat buah betina," kata Dowling. "Semua binatang memiliki mitokondria dan kecenderungan hewan betina lebih panjang umur dibandingkan jantan adalah hal yang wajar di dunia binatang."

Dia menambahkan, "Temuan kami menunjukkan mutasi di mitokondria menyebabkan hewan jantan lebih cepat mati di banyak spesies dan jenis binatang."

Para peneliti mengatakan ini semua karena mitokondria hanya didapat dari ibu dan karenanya faktor-faktor yang merusak keturunan jantan tidak terambil.

"Selama ribuan generasi, mutasi seperti ini berakumulasi dan hanya berpengaruh ke hewan-hewan jantan," kata Dowling.

Namun pakar biologi dari Universitas Newcastle, Inggris, Tom Kirkwood, mengatakan tidak sepenuhnya setuju dengan temuan ini.

"Memang kita tahu bahwa mitokondria memegang peran penting dalam faktor penuaan di banyak spesies," kata Kirkwood. "Namun ini tak menjelaskan sepenuhnya mengapa perempuan cenderung lima atau enam tahun lebih panjang umur dibandingkan laki-laki."

Menurut Kirkwood, ada banyak faktor lain yang berpengaruh terhadap usia seseorang, seperti gaya hidup, sosial, dan perilaku. "Jangan dilupakan pula bahwa ada perbedaan hormon antara pria dan wanita," tandasnya.

Demikianlah informasi kesehatan yang sangat penting yang berjudul "Perempuan Lebih Panjang Umur 5 Tahun dibanding Laki-laki" dari Singkatkabar yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban

Selasa, 07 Agustus 2012

Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban - Ternyata latihan beban bisa mencegah diabetes tipe 2 pada pria. Ini merupakan hasil penelitian yang melibatklan 32 ribu pria yang diterbitkan di jurnal Archives of Internal Medicine. Para peneliti menemukan latihan beban yang teratur dapat mengurangi risiko hingga sepertiga diabetes tipe 2 pada pria.
Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban

Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban

Benarkah mencegah diabetes bisa dengan angkat beban ?... Selama ini para peneliti sudah mengetahui bahwa latihan teratur dapat mencegah penyakit ini. Tetapi laporan terbaru itu dianggap penting karena latihan beban memberikan alternatif latihan aerobik, seperti lari, untuk mereka yang tidak bisa bergerak banyak. Anda juga perlu menyimak Beberapa Sayuran Paling Sehat untuk Dikonsumsi untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.

Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban

Para peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Harvard di Amerika Serikat dan Universitas Denmark Selatan mengikuti para responden pria selama periode 18 tahun. Dalam periode itu 2.300 orang terkena diabetes.

Mereka menemukan fakta bahwa latihan beban 30 menit dalam satu hari, lima hari seminggu dapat mengurangi risiko diabetes hingga 34 persen. Mereka juga melaporkan bahwa latihan yang kurang teratur, seperti satu jam seminggu, dapat berdampak mengurangi risiko itu hingga 12 persen.

Latihan aerobik masih dianggap lebih baik dilakukan secara teratur karena bisa mengurangi risiko hingga separuhnya. Kombinasi keduanya memiliki efek terbesar, mengurangi risiko hingga 59 persen.

Penulis utama Anders Grontved mengatakan, "Banyak orang kesulitan melakukan latihan aerobik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan beban, hingga titik tertentu dapat menjadi alternatif." Belum diketahui apakah hasil yang sama juga ditemukan pada wanita.

Demikianlah fakta kesehatan yang berjudul "Mencegah Diabetes Dengan Angkat Beban" dari Singkatkabar yang semoga bermanfaat buat kita semua.
 
© Copyright 2010-2011 Singkat Kabar All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.